PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN PERALATAN PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) JENIS TANAH KERIKIL KERING

Ghoni Musyahar

Sari


Tujuan sistem pentanahan adalah untuk membatasi tegangan pada bagian-bagian peralatan yang tidak dialiri arus dan antara bagian-bagian tersebut dengan tanah, hingga tercapai suatu nilai yang aman untuk semua kondisi operasi, baik kondisi normal maupun saat terjadi gangguan.

Hasil pengukuran resistans pentanahan di lokasi yaitu 12,51 ohm pada jarak 3 meter dari PLTMH dan untuk memenuhi PUIL 2000 dari hasil perhitungan diperlukan 5 (lima) elektrode pentanahan yang dipasang paralel pada kedalaman 1,5 (satu setengah) meter dari permukaan tanah. Sehingga Resistans pentanahan total yang dihasilkan 2,52 ohm yaitu dibawah 2,63 ohm dari PUIL 2000.

Sesuai dengan tujuan pentanahan bahwa arus gangguan harus secepatnya terdistribusi secara merata ke dalam tanah, maka penyelidikan tentang karakteristik tanah sehubungan dengan pengukuran tahanan dan tahanan jenis tanah merupakan faktor penting yang sangat mempengaruhi besarnya tahanan pentanahan.

Hasil pengukuran resistansi pentanahan pada PLTMH yang terukur 12,5 Ω masih jauh dari standar PUIL 2000. Maka dilakukan upaya-upaya untuk memperkecil nilai resistansi tersebut. Caranya dengan memasang ground rod tambahan sebanyak 4 buah, yang diperkirakan jika nilai resistansinya sama akan didapat nilai tahanan sebesar     2,50 Ω. Karena perbedaan nilai tahanan dari masing-masing ground rod, maka hasil yang terukur masih tinggi. Untuk itu perlu ditambah sebuah ground rod lagi.

Kata kunci: Sistem pentanahan pembangkit, PLTMH


Teks Lengkap:

DOWNLOAD FILE PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.