RANCANGAN INSTALASI LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM DENGAN SISTEM KONTAKTOR DAN TIMER

Ery Gunawan, Eko Wahyono

Sari


ABSTRAK

                 Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang tidak dapat dilihat, walaupun pengaruhnya bisa berbentuk panas, magnet, dan reaksi kimia. Tegangan listrik adalah perbedaan potensial antara dua titik dalam rangkaian listrik, dan dinyatakan dalam satuan volt. Besaran ini mengukur energi potensial dari sebuah medan listrik yang mengakibatkan adanya aliran listrik dalam sebuah konduktor listrik. Arus listrik pada dasarnya merupakan gerakan secara langsung. Pembawa muatan dapat berupa elektron-elektron atau ion ion. Arus listrik hanya mengalir pada bahan yang didalamnya tersedia pembawa muatan dalam jumlah yang cukup dan bebas bergerak. Arus listrik adalah mengalirnya elektron secara kontinue pada konduktor akibat perbedaan jumlah elektronnya tidak sama, satuan arus listrik adalah Ampere.

                Kontaktor magnet atau saklar magnet adalah saklar yang bekerja berdasarkan kemagnetan. Artinya saklar ini bekerja apabila ada gaya kemagnetan bila dialiri arus listrik. Magnet berfungsi sebagai penarik dan pelepas kontak-kontak.

                Timer adalah saklar otomatis dengan prinsip kerja waktu tertentu dan dapat ditentukan sesuai yang kita tentukan kapan lampu akan menyala dan kapan lampu akan padam.Jika kita menginginkan lampu menyala jam 18.00 dan padam jam 05.30 dan tidak tergantung pada cuaca baik cerah maupun mendung, sehingga dapat menghemat biaya rekening Lampu Penerangan Jalan Umum. MCB (Miniature Circuit Breaker) adalah komponen dalam instalasi listrik Lampu Penerangan Jalan Umum yang mempunyai peran sangat penting. Komponen ini berfungsi sebagai sistem proteksi dalam instalasi listrik bila terjadi beban lebih dan hubung singkat arus listrik (short circuit atau konsleting).

                Dalam perakitannya menurut gambar diagram blok adalah, dari KWH meter menuju ke kontaktor, dan diteruskan menuju ke timerswitch, lalu keluaran timer dikembalikan lagi ke kontaktor sebagai penggerak elektromagnetik kumparan koil kontaktor, sehingga kontaktor bekerja yang keluarannya menuju ke MCB. Dari MCB ke Lampu Penerangan Jalan Umum sebagai pembagi dan sekaligus pengaman Lampu.

                Pada hasil pengujian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan : kontaktor dapat bekerja secara normal mulai dari tegangan 100 volt sampai dengan 250 volt. Timer dapat diatur dengan cara menekan kedalam dan keluar pada kisi kisinya, kisi kisi kedalam adalah posisi hidup pada keluaran 1 , dan kisi kisi keluar adalah posisi mati pada keluaran 1. Setiap kisi kisi mewakili 30 menit untuk pengaturan waktunya. MCB 2 amper akan mengalami trip pada daya 600 watt pada tegangan 227 volt.

 

ABSTRACT

 

          Electricity is a form of energy that can not be seen, although the effect can be in the form of heat, magnetism, and chemical reactions. Mains voltage is the potential difference between two points in an electric circuit, and is expressed in units of volts. This quantity measures the potential energy of an electric field resulting in the flow of electricity in an electrical conductor. Electric current is basically a movement directly. Charge carriers can be electrons or ions. Electric current flows only in the material in which charge carriers available in sufficient quantity and free to move. Electric current is continuously flowing electrons in a conductor due to differences in the number of electrons is not the same, the unit of electric current is Ampere.

          Magnets or magnetic contactor switch is a switch that works by magnetism. This means that this switch works when there is a force magnetism when electrified. Magnet serves as towing and release contacts.

         Timer is an automatic switch to the working principles of a particular time and may be specified in accordance which we define when the light goes on and when the lights will off.if we want the lights on at 18.00 and off hours of 5:30 and did not depend on either a sunny or cloudy weather, thus saving the cost of street lighting Lighting accounts. MCB (Miniature Circuit Breaker) is a component in the installation of street lighting electric lamp that has a very important role. This component serves as a protection system in electrical installations in the event of overload and short circuit electric current (short circuit or short circuit).

          In the assembly according to the block diagram picture is, of KWH meters toward the contactor, and routed toward timerswitch, then the timer output is returned to the contactor as movers electromagnetic coil contactor coil, so that the output contactor working toward the MCB. Of the MCB to the lamp street lighting as well as a safety divider and lamp.

On the results of testing that has been done, it can be concluded: contactor can work normally ranging from 100 volts voltage up to 250 volts. The timer can be set by pressing into and out of the lattice lattice, grating into life at the output is position 1, and the grating out is the off position at the output grating 1. Each represents 30 minutes for the timing. MCB 2 amps will experience a trip on the power of 600 watts at a voltage of 227 volts.


Teks Lengkap:

DOWNLOAD FILE PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.